Featured News

No Comments

June 12, 2010

Bukti Al-Qur’an dalam karya ilmiah



assalamu’alaikum wr.wb

Puja dan puji syukur kita panjatkan kepada ALLAH SWT yang selalu memberikan berkah dan rahmatnya sehingga kita dapat  menghirup udara dan beribadah kepadanya dalam keadaan sehat wal ‘a fiat. Amin…

Dan tak lupa pula kita panjatkan kepada junjungan nabi besar kita yaitu nabi Muhammad Saw yang telah membawa kita dari jaman kegelapan jahiliyah ke jaman terang benderang yaitu islamuddin.

Dalam tulisan ini saya akan memberi keterangan tentang bukti al-qur’an secara ilmiah yang telah dibuktikan oleh dua ilmuwan terdahulu sehingga mereka mengakui kebenaran alqur’an itu adalah ciptaan ALLAH SWT.

Pertama adalah Dr.Gary Miller. Ilmuwan terkenal ini mengatakan,bahwa sebelum al-qur’an diturunkan dan Muhammad Saw di angkat menjadi rasul,seorang filsuf yunani Democritus dan para filsuf berkata,”Materi terdiri atas partikel yang sangat kecil yang tidak terklihat dan tidak bisa di bagi,partikel-partikel itu di sebut atom. Itulah definisi atom secara ilmiah yang diketahui manusia selama ribuan tahun.

Orang Arab telah mengetahui definisi ini jauh sebelum islam datang. Buktinya, kata dzarrah atau atom. Menurut orang arab adalah bagian kecil yang diketahui oleh manusia. Namun sekarang ini,ilmu pengetahuan modern menemukan bahwa atom yang di anggap bagian terkecil dari materi ternyata masih bisa di bagi lagi. Hal itu di anggap sebagai penemuan baru dalam science modern. Yang sangat mengherankan,al-qur’an yang diturunkan empat belas abad yang lalu ternyata telah lebih dulu memberikan informasi ilmiah ini. Allah berfirman:

“kamu tidak bereda dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari al-qur’an dan kamu tidak mengerjakan  suatu pekejaan melainkan kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi maupun di langit. Tidak ada yang lenih kecil dan tidak ada yang lebih besar dari itu melainkan(semua tercatat) dalam kitab yang nyata (lauhi mahfudz).(“QS.Yunus -61)

Tidak diragukan lagi penjelasan bahwa ada yang lebih kecil dari atom seperti yang ada dalam ayat di atas adalah hal yang diketahui manusia saat itu materi terkecil adalah atom dan atom tidak bisa di bagi,artinya tidak ada yang lebih kecil dari atom. Darimanakah al-qur’an memberikan informasi ilmiah yang jauh melampui apa yang ditemukan manusia saat itu. Tak lain dan tak bukan adalah dari Allah Swt. Ini membuktikan bahwa al-qur’an adalah firman Allah yang tidak lekang oleh zaman.

Kedua adalah Dr.Maurice Bucaille. Dia adalah seorang dokter ahli bedah terkenal di Perancis. Seperti dimaklumi bersama,salah satu negara yang memiliki perhatian besar pada peninggalan-peninggalan purbakala adalah Perancis. Saat President Francois Mitterand terpilih menjadi president perancis tahun 1981,pemerintahan perancis di penghujung tahun delapan puluhan meminta kepada pemerintah untuk melakukan penelitian terhadap mumi Fir’aun di perancis. Untuk itu dipindahkan untuk sementara tubuh mumi ke perancis.

Mumi itu di sambut dengan ucapacara kenegaraan yang meriah setibanya di Perancis. Dia di sambut bahkan oleh president seolah-olah masih hidup. Mumi itu lalu diletakkan di dalam ruangan khusus di Museum pusat perancis untuk diteliti oleh para pakar arkeologi dan dokter ahli bedah agar misteri seputar Fir’aun itu  terungkap.

Dan yang menjadi ketua dari para pakar dan ahli bedah dalam penelitian terhadap mumi  itu adalah dokter bedah paling cemerlang saat itu,yaitu Dr.Maurice Bucaille. para penelitiitu ingin mengetahui apa sesungguhnya yang menjadi penyebabkematian Fir’aun.

Setelah melakukan penelitian dengan seksama,mereka pun menemukan jawaban ilmiah,kenapa Fir’aun mati. Sisa-sisa garam yang lengket pada tubuhnya juga sebagian ada di tenggorokan dan alat pencernaanmerupakan bukti kuat bahwa Fir’aun mati di laut. Ketika orang-orang saat itu menemukan jasad Fir’aun mereka langsung memumikannya agar awet. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan besar  di benak Dr.Maurice Bucaile adalah bagaimana jasad Fir’aun tetap bisa utuh ketika ia ditemukan di laut?

Saat itu ada seorang anggota tim yang di pimpin berbisik padanya,”sebenarnya umat Islam sudah membicarakan mengenai tenggelamnya jasad ini dan ketuhan tubuhnya setelah tenggelamnya jasad ini dan keutuhan tubuhnya setelah tenggelam. Namun Dr.Maurice Bucaile saat itu mengacuhkan informasi itu dan menganggapnya sebagai angin lalu. Dia meyakini bahwa penemuan baru mengenai apa yang terjadi pada mumi Fir’aun itu tidak akan terjadi kecuali melalui serangkaian penelitian dengan menggunakan metode dan pendukung yang canggih.

Lalu dokter ahli bedah yang lain memilik tanggung jawab yang sama dalam penelitian mumi itu mengatakan,”Benar,sungguh al-qur’an,kitab suci yang dipercayai kaum Muslim itu telah menceritakan bagaimana Fir’aun mati tenggelam dan memastikan keutuhan tubuhnya setelah tenggelam.”

Dr.Maurice Bucaille tercengang tidak percaya,dia merasa itu hal yang aneh. Bagaimana bisa terjadi? Mumi itu belum ditemukan hingga tahun 1898 M atau baru ditemukan 200 tahun yang lalu,sementara kitab Al-Qur’an sudah ada sejak seribu empat ratys tahun yang lalu. Bagaimana kitab suci al-qur’an bisa memberikan informasi itu? Padahal seluruh manusia termasuk juga bangsa arabtidak mengetahui apa pun tentang kehidupan mesir kuno. Manusia baru tahu setelah jasad mumi itu ditemukan bersama peninggalan mesir kuno lainnya.

Pertanyaan itu berkecamuk dalam pikiran ahli bedah dari perancis itu. Ia mulai berpikir tentang al-qur’an. Ia duduk merenung dihadapan jasad mumi Fir’aun. Kitab suci umat kristen memang menceritakan tenggelamnya Fir’aun,tapi injil matius dan lukas itu tidak menceritakan sedikitpun keutuhan jasadnyasetelah tenggelam. Apakah logis mumi itu adalah Fir’aun yang mengejar Musa ? Apakah logis al-qur’an benar-benar menceritakan jasadnya utuh setelah tenggelam? Dr.Maurice Bucaille terus gelisah.

Hari berikutnya ia minta kepada beberapa ahli bedah untuk membawa taurat,kitab suci orang yahudi.  Ia kecewa karena kitab taurat sama sekali tidak menceritakan jasadnya akan utuh,yang diceritakan hanyalah Fir’aun tenggelam. Kitab taurat itu hanya mengabarkan,”kemudian berbaliklah air laut itu,lalu menutupi kereta  dan orang berkuda dari seluruh pasukan Fir’aun,yang telah menyusul orang israel itu ke laut,hingga tak tersisa seorangpun ari mereka.”

Setelah jasadnya dikembalikan Dr.Maurice menghadiri konferensi kedokteran di Arab saudi yang membahas tentang Keutuhan jasad Fir’aun. Di tengah acara,seorang ilmuwan muslim membuka hati Dr.Maurice yang sedang mencari hakikat al-qur’an. Iluwan itu membacakan ayat suci al-qur’an,“Maka pada hari itu kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudah mu dan sesungguhnya kebanyakan manusia lalai dari tanda-tanda kekuasaan kami.”(Qs-yunus-92)

Ayat suci itu membuat tubuh Dr.Maurice Bucaille bergetar,seketika ia berkata dengan suara lantang,”Aku masuk islam dan aku beriman pada al-qur’anini.” Ia sangat yakin bahwa al-qur’an benar-benar firman Allah,tuhan yang maha mengetahui dab maha kuasa. Tuhan yang menjadi sumber ilmu pengetahuan.

Demikian sekilas  yang bisa saya sampaikan bahwa sebenarnya al-qur’an itu adalah sumber dari semua ilmu pengetahuan dan tiada tuhan selain Allah Swt,tuhan seru semua alam. Harapan saya semoga bermanfaat dan berguna bagi kita semua,amin.

wassalamu’alaikum wr.wb


Did you like this? Share it:

CATEGORY: Uncategorized

No Comments

June 12, 2010

About UMM

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
.
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik).  Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.

Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan “membangun manusia Indonesia seutuhnya” dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.




Did you like this? Share it:

CATEGORY: Uncategorized

No Comments

June 12, 2010

creator

Perkenalkan,nama saya HASBI ASIDIKIH dan biasanya akrab di panggil Dicky. Saya berasal dari kota Mangga yang mungkin sebagian dari kalian tahu atau lebih populernya kota PROBOLINGGO. Saya bersyukur  dapat di beri kesempatan  menjejakkan kaki untuk menimba ilmu di universitas muhammadiyah malang ini.

Motivasi saya masuk UMM yaitu mewujudkan apa yang saya cita-citakan sejak saya SD dulu dan saya akan berusaha untuk menjadikannya kenyataan yang bukan hanya sekedar mimpi.

Did you like this? Share it:

CATEGORY: intoduced

1 Comment

June 9, 2010

Hello world!

Welcome to Student Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Did you like this? Share it:

CATEGORY: Uncategorized